Senin, 23 Maret 2009

Foto Yang Mengubah Dunia

Terinsfirasi dari meteri fotografi yang dipaparkan mas arifin (PWI) ketika acara aruhblogger‘09 yang intinya sehebat apapun sebuah foto itu berawal dari sebuah keberuntungan. Ada beberapa foto yang sempat ditampilkan, bikin kangum sekaligus miris diantaranya:

Saat Jenderal Nguyen Ngoc Loan, kepala kepolisian Vietnam Selatan mulai menarik pelatuk pistol kearah seorang komandan gerilyawan vietkong, fotografer Associated Press Eddie Adams mulai menekan tombol shutter kameranya. Eddie Adams memperoleh penghargaan jurnalisme tertinggi, Pulitzer, lewat foto yang diambilnya ini. Namun lebih dari itu, foto ini mengubah opini masyarakat Amerika terhadap Perang Vietnam, memicu gerakan anti perang dan menginspirasi lahirnya generasi bunga di Amerika waktu itu. Bagi sang jenderal, foto ini membuatnya menjadi ikon kekejaman dan ejekan serta penolakan selalu menyertainya kemanapun dia pergi sampai akhir hayatnya.


World Press Photo of the Year: 2003 Jean-Marc Bouju, Perancis, The Associated Press. An Najaf, Irak, 31 Maret 2003. seorang tahanan Irak yang akan ditembak mati mendekap anaknya terakhir kali, konon sang anak tak mau melepaskan pelukannya hingga 2 jam lamanya. kira-kira apa yah kata terakhir sang ayah buat anaknya?


Kevin Carter berangkat ke Sudan dengan niatan untuk mengambil foto pemberontakan yang terjadi. Namun sesampainya disana, justru korban kelaparan-lah yang menarik minatnya. Dijalan dia mendapati seorang bocah perempuan kelaparan merangkak lemah susah payah menuju pusat pembagian makan, berhenti ditengah jalan dan mengumpulkan tenaga. Ditengah kejadian itu, seekor burung bangkai datang dan menunggu bocah tersebut. Carter-pun mengabadikan kejadian tersebut. Foto ini pertama dimuat dikoran New York Times, dan reaksi keras bermunculan mengkritik Carter yang tidak menolong gadis kecil ini. Carter beralasan dia sudah mengusir burung bangkai tersebut sesudah mengambil foto, namun tidak menolong si bocah karena konvensi fotografer yang tidak boleh ikut campur dalam konflik (?). kontroversi terus menghujani Carter, meskipun hadiah Pulitzer dia terima atas karyanya ini. Tahun 1994, Carter ditemukan bunuh diri dengan sengaja mengalirkan gas CO dari knalpot mobil kedalam ruangannya. Dia meninggalkan catatan yang isinya berupa penyesalan dan kesedihan karena tidak menolong si bocah, frustasi akibat terjerat hutang dan kesedihan karena sahabat karibnya tertembak. Foto ini selalu mengingatkan akan tragedi kemanusiaan di Afrika dan tragedi dalam dunia fotografi itu sendiri, keduanya memang tidak bisa dipisahkan.


Fotografer : Nick Ut
8 Juni 1972, Trang Bang
Ini salah satu foto Vietnam War paling terkenal dan masyur. Yang membuat dunia dan khususnya masyarakat AS terbuka matanya akan kekejaman perang.
Moment yang ditangkap saat desa Trang Bang dijatuhi bom Napalm oleh pasukan Vietnam. Sungguh dramatis dimana seorang gadis kecil bernama Kim Phuc berlari menangis saat bom napalm menghajar desanya. Foto ini membuat gadis kecil itu terkenal seantero jagat.


foto Kim Phuc setelah peperangan

Kim Phuc now lives in Canada



Protes Membakar Diri
1963. Thich Quang Duc, Seorang Petinggi Biksu Budha di Vienam membakar dirinya untuk memprotes pemeritahannya. sang biksu ketika membakar diri tidak mengeluarkan suara atau kepanasan sampai jasadnya menjadi abu.

Masih banyak lagi foto-foto yang telah merubah dunia. Yang bisa anda kunjungi disini: http://photosthatchangedtheworld.com

Perlu di Baca Juga Nih...



Comments :

19 komentar to “Foto Yang Mengubah Dunia”

HEBAAAT Din.... ae foto2 ini, aku sudah berkali2 liat foto ini namun tak peranh bosan, dan menggigah naluri.... ternyata Foto bisa bicara..

yulianbjm mengatakan...
on 

@yulian: bujur hebat nang tukang kudak. mudahan kita kawa jua mangudak nang kaya bubuhan sidin tuh :)

udin gambut mengatakan...
on 

Sedih lihat foto anak kecil dan burung bangkai.

aap mengatakan...
on 

memang itu foto-foto yang bisa merubah sejarah dunia :o

rezaldo mengatakan...
on 

siiip .....adakah lagi din?
adakah photo urang gambut nang kaya itu?

baburinix! mengatakan...
on 

Umai..Udin beberapa hari nicH postinganx yg sedih2 terus,,,, :o
kada menyediakan tisyu lagi kah??

yatie mengatakan...
on 

hohoho...

bisa terinpirasi jadi fotografer ni :D

Dillah mengatakan...
on 

Blognya TOPBGT Abizz….. berapa no Hp ikam, aku ada perlu nah….baca aza di rizalbanjar.blogspot.com

rizal anak banjar mengatakan...
on 

@aap: bujur tu dasar sedih, kakanakannya mati nang tukang kudak mati

@rezaldo: sekaligus juga bisa ngerubah isi dompet orang

@burinix: nah kenaai ulun bakar diri jua :))

@yati : tysunya tapakai gasan bamulud samalam

@dillah : asal jangan terispirasi jadi tukang sulap haja

@rizal: nah handak bari duit kah? dengan senang hati :))

udin gambut mengatakan...
on 

Tragis...bikin hati miris...tabahkan hatimu kawan....

Ayah mengatakan...
on 

Maaf tadi salah komen...malah ke kaktus...jadi :$

Sedih baca keterangan gambar no.2
jadi berkaca2 dan hati teriris.

membayangkan bagaimana jika aku yang jadi anak kecil berbaju ijo itu...kalo bapaknya mati...dia sama sapa? dia kan masih kecil banget :o :((

Chesya Rindu mengatakan...
on 

wah kayk yang kemaren nih foto2nya.... bagus dah,,, nice info... hehehe ;s

Kodoy|Net|Blog mengatakan...
on 

Mantab banget fotonya yang dipajang itu.... ya memang dari gambar kita bisa mengubah dunia... hehehe

Salam Kenal ya dari surabaya

Novianto mengatakan...
on 

great post bro, mantaf banar... untuk jurnalisme... mungkin opini saya adalah titik persinggungan antara moment n menekan shutter sgt sulit didapat, mungkin hanya diantara kisaran sepersekian detik saja kita punya kesempatan untuk mendapatkn foto yg bisa bercerita, wah...wah...

yudirockinrule mengatakan...
on 

semakin tertarik dengan dunia fotografi..

hery mengatakan...
on 

udin... wah, aku ketinggalan beberapapost neh.. wekekkk.. cieh, sekarang postingan nya dunia... sepp seppp :)

caCabi mengatakan...
on 

@ayah: sip tabah tabih tabuh

@rindu: seribu kali salahpun tetap ada maaf buat rindu :X

@Kodoy: emang futu kemaren, tx

@novi : salam kenal juga om vivi dari urang gambut

@yudi : keberuntungan selalu buat anda

@hery : bisa nungkar camera hanyar pulang nah situ

@caca handika: disipak urang mulai gambut dan mulai go to word nah :))

udin gambut mengatakan...
on 

umaaaa ai aku ai jua asa handak umpat manangis ham jua nah....
unda babawaan nah

ayu kita manangis samunyaan baimbai hakunkah buhannya?

pesona mengatakan...
on 

Aih serem banget itu biksu membakar diri tapi tanpa adanya erangan. Jempol deh buat pak biksu. Sangat2 mengilhami sidharta gautama dalam mengalami duka sengsara.

Jempol juga buat juragan yang posting artikel ini benar-benar membuka mata-mata orang awam, smoga aja pemerintahan di Indonesia bisa berubah sebelum terdapat contoh-contoh diatas.

Gan, salam kenal ya.

DeViLnoAnGeL InFo mengatakan...
on 

Poskan Komentar